Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 29 Maret 2017

Tata Cara Umroh Yang Baik, Benar dan Tertib

Ibadah umroh sering disebut juga sebagai haji kecil dan sama-sama dilakukan di Kota Makkah atau tanah suci. Perbedaan yang paling mencolok adalah waktunya, jika haji hanya bisa dilakukan pada bulan haji saja yakni bulan Dzulhijjah. Sedangkan ibadah umroh bisa ditunaikan kapan saja tak terbatas waktunya. Ibadah umroh tidak menjalankan wukuf di Arafah seperti halnya ibadah haji. 

Jika Anda sedang berusaha untuk menjalankan ibadah umroh ada baiknya mengetahui dulu tata cara umroh yang benar. Sehingga, setelah waktunya tiba nanti Anda sudah siap dan mampu menjalankan semua rukun umroh dengan tertib. Bagi yang sangat sudah penasaran dan ingin mendapatkan pengetahuan tentang umroh, simak yuk penjelasannya berikut ini!
foto:menatahidup.com

Menuju miqat
Miqot adalah tempat berniat untuk umroh atau haji dan mengenakan pakaian ihram tepatnya dilaksanakan di Bir Ali. Kalau untuk berpakaian ihrom diperbolehkan saat di Madinah, tapi niatnya tetap di Miqot Bir Ali. Apabila sudah berihram, tata cara umroh berikutnya yakni solat sunnah ihram 2 rakaat. 

Tidak memakai wangi-wangian
Selama mengenakan ihram, dilarang menggunakan wewangian, mandi dengan sabun, sikat gigi dengan pasta gigi, mengenakan peci atau pakaian lain dan dilarang melakukan hubungan suami istri. 

Membaca talbiyah
Sama seperti ibadah haji, saat umroh juga dianjurkan untuk membaca talbiyah. Anda akan mendapatkan hadiah tersendiri saat melaksanakan tata cara umroh ini, dimana semakin sering dibaca maka, semakin berlimpah kemuliannya. Talbiyah dilafalkan sejak setelah niat hingga memulai Thawaf. 

Setelah Anda selesai melakukan semua persiapan, selanjutnya menjalankan rukun umroh, seperti berikut ini!
•    Tawaf, dilakukan dengan mengelilingi ka’bah 7 kali putaran yang terdiri dari 3 kali pertama lari kecil dan 4 kali putaran kedua dengan berjalan biasan. Tata cara umroh untuk Thawaf dimulai dari pintu Ka’bah, tepatnya pada lampun yang berada disisi masjid.
•    Sa’i, berikutnya melakukan lari-lari kecil dari Shofa ke Marwah sebanyak 7 kali bolak-balik. Dari Shofa ke Marwah dihitung satu kali dan dari Marwah ke Shofa dihitung dua kali. Lakukan sampai 7 kali.
•    Tahallul, sebagai tanda selesainya ibadah, tata cara umroh yang terakhir adalah mencukup sebagian atau seluruh rambut. Ini dilakukan setelah melaksanakan sa’i ke tujuh yakni di Marwah.
•    Umroh dikatakan syah apabila tata cara umroh dilakukan secara tertib berurutan.
Jika meninggalkan satu rukun umroh saja, maka ibadah umrohnya tidak syah atau batal.

0 on: "Tata Cara Umroh Yang Baik, Benar dan Tertib"